Selasa, 23 Februari 2016

LOOKISM, Webtoonnya Para Model dengan Banyak Pesan Moral



Semua tau kan apa itu webtoon? Pasti banyak orang yang tau webtoon dan mungkin ada yang tak tau juga tentang webtoon. Webtoon adalah komik web yang saat ini sedang populer di masyarakat khususnya masyarakat kaum remaja. Tak seperti manga (komik Jepang) dan manhwa (komik Korea), webtoon cenderung lebih berwarna dan tampilannya yang berbentuk seperti strip panjang sampai ke bawah. Banyak komik menarik dengan kisah yang menakjubkan dari webtoon dan sampai ada yang diadaptasi menjadi film atau drama. Salah satu dari komik webtoon yang populer adalah Lookism.

Lookism adalah komik webtoon buatan ulzzang dan model terkenal asal negeri ginseng Korea bernama Park Taejun. Awalnya Park Taejun membuat webtoon ini untuk dijadikan sebagai bagian dari bentuk promosi sebuah brand fashion Korea bernama ABOKI yang saat ini juga menjadi tempat ia bekerja sebagai salah satu modelnya.
Contoh gambaran Park Taejun 'Lookism' yang mengucapkan selamat tahun baru via Park Taejun's instagram

Gambar Park Hyungseok versi tubuh asli via Park Taejun's instagram
 
Park Taejun menggambar Hyungseok versi tubuh kedua

Park Taejun, pengarang Lookism

Beberapa karakter di Lookism terinspirasi dari beberapa teman Park Taejun yang juga seorang model, penyanyi, dan ulzzang. Tak heran mengapa beberapa tokoh di dalam cerita terlihat tampan dan cantik walau tak sedikit juga yang sebaliknya.
3 karakter populer di Lookism: Lee Jinsung (kiri), Hong Jaeyeol (tengah), Hyungseok (kanan)
Park Hyungseok on webtoon and real life
Park Taejun and real life Park Hyungseok

Mengapa tak semua karakternya terlihat sempurna (walau ada karakter yang dikata jelek tapi masih terlihat cantik/tampan) seperti yang ada di manga atau manhwa? Itu karena komik ini menceritakan beberapa kisah nyata yang terjadi di kalangan anak muda zaman sekarang. Yaitu sebuah kisah nyata tentang penampilan, kekayaan, ketenaran, dan kuat-lemahnya seseorang mempengaruhi kedudukan orang itu.

Berawal dari seorang anak SMA bernama Park Hyungseok yang memiliki tubuh gendut dan pendek serta wajah jelek. Hyungseok selalu dibully oleh teman sekolahnya yang memiliki badan besar dan lebih kuat darinya. Hyungseok suka mengeluh tentang kekurangannya hingga ia sadar tentang ibunya yang selalu bekerja keras demi dirinya. Hyungseok memutuskan untuk pindah sekolah dengan maksud ingin mengurangi beban ibunya.

Park Hyungseok versi tubuh kedua
Hyungseok yang lalu tinggal seorang diri tiba-tiba dikejutkan dengan dirinya yang terbangun di pagi hari dengan tubuh yang berbeda. Ia terbangun di tubuh yang lebih sempurna, tampan, tinggi, juga kuat. Sejak saat itu ia menyadari bahwa saat ini ia memiliki dua tubuh dengan perbedaan 180 derajat. Kemudian Hyungseok memutuskan untuk mengubah nasibnya dengan tubuh barunya. Ia pergi ke sekolah kejuruan yang terkenal dan masuk ke kelas fashion dengan nama yang sama, hanya tubuhnya saja yang berbeda.

Di sekolah barunya ia menjadi sangat populer. Tak hanya karena ketampanannya, Hyungseok juga terkenal karena pernah mengalahkan banyak orang terpandang di sekolahnya yang ingin berkelahi dengannya. Walau Hyungseok berubah jauh jadi lebih baik, tapi sifatnya tetap baik dan tak meniru teman-temannnya yang berperilaku buruk. Hyungseok selalu berteman dengan siapa saja termasuk dengan anak yang 'senasib' dengannya.

Walau webtoon Lookism ini berisi banyak hal berkonten dewasa seperti pakaian minim, minuman beralkohol, rokok, dan tindak kekerasan, webtoon ini tetap terkenal karena banyak karakter keren nan tampan juga banyaknya pesan moral yang terkandung di dalamnya.

Pesan moral yang dapat kita ambil dari webtoon Lookism adalah:
  • Ibu tak pernah mengeluh akan kekurangan yang dimiliki anaknya dan akan tetap menyayangi anaknya selamanya
  • Membully seseorang baik secara fisik maupun non-fisik dapat membuat orang yang dibully itu tertekan
  • Dunia maya lebih berbahaya dan lebih kejam
  • Jangan menilai orang dari fisik dan penampilan karena tak semuanya yang terlihat sempurna itu wangi di dalamnya, juga tak semua yang kelihatannya seram/menakutkan itu berarti dia jahat, mungkin saja dia baik bahkan lebih baik dari mereka-mereka yang kelihatannya keren dan terkenal
  • Jangan suka mengeluh dengan kekurangan yang kita miliki, kekurangan bisa menjadi bahan pelajaran untuk kita agar bisa maju
  • Percuma punya fisik sempurna tapi hatinya kotor
  • Teruslah mencoba tanpa kenal lelah, pasti nanti hasilnya akan sangat memuaskan
  • Jika kita berperilaku baik ke seseorang, pasti orang itu juga akan baik dengan kita
  • Orang tua adalah segalanya, orang tua kita rela banting tulang hanya untuk membuat kita bahagia
  • Jangan menyalahkan orang jika kamu gagal, coba lihat diri sendiri dulu mungkin kau gagal karena kesalahanmu
  • Apa yang kita beri belum tentu kembali
  • Uang tak dapat membeli segalanya
 
Benar kan begitu banyak pesan moral yang dapat kita ambil dari webtoon Lookism? Semua pesan moralnya sangat cocok untuk kita yang didunia nyata mengalami beberapa hal sama dengan seperti yang ada di Lookism. Contohnya, seperti saat Hyungseok sering dibully karena dia jelek, Hyungseok selalu mengeluh dan menyalahkan ibunya. Kita pasti juga begitu, kita melakukan kesalahan tapi kita selalu menyalahkan orang lain.

Walau Lookism banyak berisi konten kekerasan, tapi ternyata ada pesan moralnya juga kan? Webtoon ini jadi recommend banget buat readers yang mencari sedikit hiburan ketika lagi suntuk. Di dalam komik ini juga ada banyak humornya. Apalagi tentang Vasko, dijamin langsung 'mbatin' dalam hati(?) Tapi jangan cuma dilihat dari gambarnya saja ya, resapi juga cerita dan pesan-pesannya. Sekian ~



Tidak ada komentar:

Posting Komentar